Pengaruh Berbagai Konsentrasiatonik Terhadap Pertumbuhan Setek Lada (Piper Ningrum L.)

Tri Septiani

Sari


Abstrak
Usaha pengembangan tanaman lada di Indonesia telah banyak diusahakan di daerah Lampung dan Pulau Bangka sebagai sentra produksi yang diunggulkan, selain itu berkembang pula ke daerah lain seperti di Kalimantan, Sulawesi dan umumnya di seluruh kawasan Indonesia sudah mulai diusahakan karena kondisi tanah juga cocok ditanami lada. Khususnya Sulawesi Selatan pertanaman lada mulai menyebar ke beberapa daerah diantaranya Sinjai, Bulukumba, Tator, Palopo. Hal ini menunjukkan tidak rumitnya tempat persyaratan tumbuh yang dikehendaki oleh tanaman lada bahkan di Kabupaten Wajo sendiri sudah mulai dikembangkan oleh beberapa petani yang ada di kawasan bendungan Kalola sebagai tanaman sela diantara tanaman Kakao.Hasil penelitian menunjukkan perlakuan perendaman konsentrasi atonik 1 cc perliter air memberikan pengaruh terbaik terhadap waktu bertunas, panjang tunas, dan jumlah daun setek lada.

Kata Kunci: Konsentrasi, Atonik, Lada

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Abidin, Z. 1995. Tentang Zat Pengatur Tumbuh. Angkasa: Bandung

Daisy Srijayanti dan Ari Wijayani, 1999. Teknik Kultur Jaringan. Kanisius: Yogyakarta

Gardner P. Franklin, Pearce R. Brent, Mitchell L. Roger, 1991. Fisiologi Tanaman Budidaya. Universitas Indonesia: Jakarta

Kanisius, 19980. Bercocok Tanaman Lada. Kanisius: Yogyakarta

Koesriningrum dan Sri Setyati, 1973. Pembiakan Vegetatif. Departemen Agronomi: Fakultas Pertanian IPB

Pinus Lingga, 1994. Petunjuk Penggunaan Pupuk. Penebar Swadaya: Jakarta

Pinus Lingga, 1989. Petunjuk Penggunaan Pupuk. Swadaya: Jakarta

Rini Wudianto, 1988. Membuat Setek, Cangkok dan Okulasi. Penebar Swadaya: Jakarta

Risminandar, 2001. Lada Budidaya dna Tata Niaga. Penebar Swadaya Jakarta

Sarpian. T, 2001. Lada Mempercepat Berbuah Meningkatkan Produksi Memperpanjang Umur. Penebar Swadaya, Jakarta


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.

Article Metrics

Sari view : 1 times
PDF - 0 times