PERAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA PENYULUH PERTANIAN DI KABUPATEN LUWU UTARA

Erwina Erwina, Amri Amri

Sari


Membangun pertanian berarti membutuhkan sumber daya manusia yang berkualitas. Untuk mencapai itu semua diperlukan penyelenggaraan penyuluhan pertanian yang baik, selanjutnya dibutuhkan kelembagaan, ketenagaan yang kompeten, mekanisme dan tata kerja yang jelas termasuk supervisi, monitoring dan evaluasi yang efektif dan pembiayaan yang memadai.Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis peran budaya organisasi terhadap kinerja penyuluh pertanian di Luwu Utara. Penelitian ini dilakukan pada Balai Penyuluhan Pertanian di Luwu Utara yang tersebar dari delapan Kecamatan yang ada di Luwu Utara, yakni Kecamatan Mappedeceng, Bone-Bone, Tana Lili, Sukamaju, Masamba, Baebunta, Seko dan Kecamatan Malangke. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini yaitu wawancara , observasi dan kuesioner. Data yang digunakan yaitu data primer dan juga data sekunder. Sampel dalam penelitian ini yakni penyuluh pertanian dengan jumlah 122 orang penyuluh yang tersebar dari delapan kecamatan di Luwu Utara sedangkan teknik pengumpulan data dengan menggunakan teknik sensus. Data diolah dan dianalisis dengan menggunakan structural equation modeling (SEM). Hasil penelitian menemukan bahwa budaya organisasi memiliki pengaruh terhadap kinerja penyuluh pertanian di Luwu Utara. Indikator atau variabel manifest yang memiliki kontribusi terbesar pada budaya organisasi yakni indikator berorientasi manusia. Berorientasi pada manusia dalam budaya organisasi memberikan makna bahwa sejauh mana keputusan-keputusan manajemen mempertimbangkan efek dari hasil tersebut atas orang yang ada dalam organisasi.

Kata Kunci: Budaya Organisasi, Kinerja, Penyuluh Pertanian.

Teks Lengkap:

Tidak berjudul

Referensi


Muliady TR. 2009. Faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja penyuluh pertanian dan dampaknya pada perilaku petani padi di Jawa Barat [Disertasi]. Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor.

Wibowo. 2007. Manajemen Kinerja. Jakarta (ID): Raja Grafindo Persada.

Sapar. 2011. Faktor - faktor yang memengaruhi kinerja penyuluh pertanian dan dampaknya pada kompetensi petani kakao di empat wilayah Sulawesi Selatan [Disertasi]. Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor.

Damayanthy D. 2013. Faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja pegawai di perusahaan daerah Pasar Tohaga Kabupaten Bogor [Tesis]. Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor.

Sule E T dan Saefullah K. 2008. Pengantar Manajemen. Jakarta (ID): Kencana.

Lina D. 2014. Analisis Pengaruh Kepemimpinan Dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Pegawai Dengan Sistem Reward Sebagai Variabel Moderating. Jurnal Riset Akuntansi dan Bisnis. 14 (1): 157-198.

Sutrisno E. 2011. Budaya Organisasi. Jakarta (ID): Kencana.

Nayak B, Barik A. 2013. Assessment of the link between Organizational culture and job satisfaction (Study of an Indian Public Sector). International Journal of Information, Business and Management. 5(4)

Shahzad F, Iqbal Z, Gulzar M. 2013. Impact of Organizational Culture on Employees Job Performance: An Empirical Study of Software Houses in Pakistan. Journal of Business Studies Quarterly. 5 (2).


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.

Article Metrics

Sari view : 7 times
Tidak berjudul - 11 times