PERBANDINGAN STRUKTUR POPULASI TIGA JENIS KELOMPOK MERANTI (Vatica flovirens, Vatica rassak dan Hopea celebica) di KAWASAN HUTAN FARUHUMPENAI DAN DANAU MATANO

Hadijah Azis Karim

Sari


Perambahan dan pembakaran sebagai salah satu praktek pembukaan lahan untuk pertanian intensive yang marak dilakukan adalah perkebunan merica. Hal ini menyebabkan keberadaan populasi jenis endemik Hopea spp. dan Vatica spp. menjadi terancam di habitat alaminya. Tujuan dari kajian ini adalah mengetahui Struktur Populasi dari jenis Rode (Vatica flavovirens), Dama’ dere (Vatica rassak) dan Mata Kucing (Hopea celebica) pada habitat alaminya di Kawasa Hutan Faruhumpenai. Hasil penelitian ini menunjukkan jumlah populasi terbesar adalah pada tingkat semai untuk jenis Vatica flavovirens pada blok I, II dan IV. Kerapatan dan jumlah individu terbanyak yaitu berada pada blok I dengan total kerapatan sebesar 1.910 individu/Ha (535 invidu). Pada blok II, kerapatan semai sebesar 382,14 individu/Ha (107 individu), sedangkan pada blok IV terjadi penurunan yang sangat signifikan, kerapatan hanya 62,5 individu/Ha (5 individu). Hal ini menunjukan bahwa terjadi gangguan pada habitat alaminya, dimana terjadi perambahan dan kebakaran yang menyebabkan banyak semai atau anakan mati seketika. Oleh karena itu, perlu upaya perlindungan dan pelestarian dua jenis kayu endemik secara partisipatif melibatkan dan bekerjasama dengan multistakeholder utamanya masyarakat desa. yang berada di sekitar Kawasan Hutan Faruhumpenai.

Kata kunci: Struktur Populasi, Vatica spp., Hopea celebica, Hutan Faruhumpenai, Matano

Referensi


Ashton, P.S., 1982. Dipterocarpaceae. In: Van Steenis, C.G.G.J (ed.) Flora Malesiana (9): 237 552.

Purwaningsih, 2004. Sebaran ekologi jenis-jenis Dipterocarpaceae di Indonesia. Biodiversitas (Volume 5, Nomor 2): 89-95. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Bogor.

International Union for Conservation of Nature and Natural Resource (IUCN). 2015. The IUCN Red List of Threatened Species: Hopea celebica dan Vatica flavovirens. Dapat diakses online: www.iucnredlist.org/search/. Di download pada tanggal 10 Mei 2016

Indriyanto, 2006. Ekologi Hutan. PT. Bumi Aksara, Jakarta.

Mueller- Dombois, D. and H. Ellenberg. 1974. Aims and methods of vegetation ecology. Wiley. New York, NY, US.

Prasetyo D. 2006. Kajian Komposisi dan Struktur Tegakan serta Pertumbuhan Jenis-jenis Komersial, Khususnya Jenis Ramin (Gonystylus bancanus (Miq.) Kurz.) di Hutan Rawa Gambut IUPHHK PT. Diamond Raya Timber, Propinsi Riau. [Skripsi]. Bogor: Fakultas Kehutanan, Institut Pertanian Bogor.

Hidayati T. 2010. Studi potensi dan penyebaran tengkawang (Shorea spp.) di IUPHHK- HA PT. Intracawood Manufacturing Propinsi Kalimantan Barat.[Skripsi].Bogor: Fakultas Kehutanan, Institut Pertanian Bogor.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.

Article Metrics

Sari view : 5 times